
Selamat malam Malaikat di surga..
Aku ingin menitipkan doa dalam suratku padamu. Ini surat tentang harapan untuk ku kirimkan ke alamat Tuhan.
Singkat saja kok isi suratku. Sebuah pengharapan untuk menjadi isi dalam kosong, ada dalam hilang dan terang dalam gelap.
Suratku lebih seperti suatu keyakinan yang ketika ku bangun tidur, bukan awan gelap yang kan ku temui, tapi awan cerah lah yang ku dapati.
Bukan mentari siang yang kan ku temui, tapi adzan subuh lah yang ku dapati. Dan ku artikan itu sebagai pertanda bahwa hari ini ku kan menjadi makhluk-Mu yang lebih baik dari kemarin, kemarinnya dan kemarinnya kemarin lagi.
Selalu seperti itu.. dan ku ucapkan Amien Ya Robbal Al Amien..
Malaikatku, lihatlah..
Tinggi tubuhku masih sama. Letak jantungku pun masih sama. Ukuran kakiku apalagi, tak pernah berubah. Lingkar cincinku juga masih sama kecuali ada kesalahan ukur dari toko emasnya. Jadi, apa yang berubah selain perubahan panjang pendek kuku, panjang pendek rambut dan naik turun berat badanku? Tentu ku hafal itu semua, sementara jariku kan terus menghitung mundur umurku.. hingga batas terakhir penguasaan diriku. Lalu nikmat Tuhan apa lagi yang kan ku dustai bila sampai tanggal ini aku masih bisa menghela nafas mengucap nama-Mu secara lafal? Menimang-nimang malam menjemput pagi. Merindu setiap kebiasaan orang-orang terkasih yang ku tahu hanyalah hujan yang malah datang menyayangiku malam ini.
Hei, jangan bermuram wanita!! Toh hujan pun punya hati dan rasa. Tidaklah kau dengar nada di setiap rintiknya? Di nyanyikannya lagu selamat ulang tahun untukmu dalam pelukan hujan. Yaa.. kamu benar. Ini seperti doa dalam pelukan, karena setiap pencapaian menjadi seseorang di kenaikan umurku telah di putuskan secara resmi hingga hari ini walau kerap kali keluhan yang nyaring terdengar. Tak boleh ku begitu lagi. Tapi ku akan terus begini, berdoa dalam pelukan.. Malaikatku, dengarlah.. Berbesar hati ini telah, Berkembang. umur ini telah. Merangkup rasa ini telah. Memuja hasrat ini telah. Smua sanggup menjadikanku bahagia. Semoga doa dalam pelukan terkabul semua di tahun ini, amien..
- hari ini adalah hariku.. setiap doa yang terdengar di tanggal ini adalah kabar gembira untukku-
Singkat saja kok isi suratku. Sebuah pengharapan untuk menjadi isi dalam kosong, ada dalam hilang dan terang dalam gelap.
Suratku lebih seperti suatu keyakinan yang ketika ku bangun tidur, bukan awan gelap yang kan ku temui, tapi awan cerah lah yang ku dapati.
Bukan mentari siang yang kan ku temui, tapi adzan subuh lah yang ku dapati. Dan ku artikan itu sebagai pertanda bahwa hari ini ku kan menjadi makhluk-Mu yang lebih baik dari kemarin, kemarinnya dan kemarinnya kemarin lagi.
Selalu seperti itu.. dan ku ucapkan Amien Ya Robbal Al Amien..
Malaikatku, lihatlah..
Tinggi tubuhku masih sama. Letak jantungku pun masih sama. Ukuran kakiku apalagi, tak pernah berubah. Lingkar cincinku juga masih sama kecuali ada kesalahan ukur dari toko emasnya. Jadi, apa yang berubah selain perubahan panjang pendek kuku, panjang pendek rambut dan naik turun berat badanku? Tentu ku hafal itu semua, sementara jariku kan terus menghitung mundur umurku.. hingga batas terakhir penguasaan diriku. Lalu nikmat Tuhan apa lagi yang kan ku dustai bila sampai tanggal ini aku masih bisa menghela nafas mengucap nama-Mu secara lafal? Menimang-nimang malam menjemput pagi. Merindu setiap kebiasaan orang-orang terkasih yang ku tahu hanyalah hujan yang malah datang menyayangiku malam ini.
Hei, jangan bermuram wanita!! Toh hujan pun punya hati dan rasa. Tidaklah kau dengar nada di setiap rintiknya? Di nyanyikannya lagu selamat ulang tahun untukmu dalam pelukan hujan. Yaa.. kamu benar. Ini seperti doa dalam pelukan, karena setiap pencapaian menjadi seseorang di kenaikan umurku telah di putuskan secara resmi hingga hari ini walau kerap kali keluhan yang nyaring terdengar. Tak boleh ku begitu lagi. Tapi ku akan terus begini, berdoa dalam pelukan.. Malaikatku, dengarlah.. Berbesar hati ini telah, Berkembang. umur ini telah. Merangkup rasa ini telah. Memuja hasrat ini telah. Smua sanggup menjadikanku bahagia. Semoga doa dalam pelukan terkabul semua di tahun ini, amien..
- hari ini adalah hariku.. setiap doa yang terdengar di tanggal ini adalah kabar gembira untukku-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar